Senin, 14 September 2009
Renungan,,,
Hoahmmmm,,,
Bangun tdur-cuci muka-buka komputer,,,
Wehehehe,,,
Pndok Ramadhan klas khusus kmarin merubah separuh hdupku. Sekarang ku mnjadi lbih tenang n damai. Masalah-mslah yg tak pntas q pkirkan lagi, tlah ku tinggalkan dengan knangan-knangan yg mnghilang dngan sndirinya. Di sini ku hanya brusaha lbih baik dri hari kmarin. Selamat tinggal knangan lampau! I love Allah, my mother, my father, en my brother,,,
Huft,,,
Awalnya, mum ga ngizinin aku ikut pondok ramadhan (PR) ni dengan alasan da acara menginapnya. Tapi stengah jam sbelum acra dimulai, mum menyatakan kalau Rifda boleh ikutan PR. Horeeee,,,,
Awal ku msuk ruang multimedia, ku merasa minder, krena yg ikut PR ni tu hanya murid2 plihan ja, seperti ketua kelas, ketua pengembangan diri, perwakilan klas. Haddeeeew... Dengan basmalah, ku awali kgiatan PR ni...
Seperti biasa, pertama diisi dengan materi, materi, materi, materi, materi trus sampai jm 12 mlem. Tapi di antara para materi itu, da selingan yg diisi dengan permainan, sholat berjama'ah, break, en ishoba (akhirnya buka tiba, da belewah, sayur, nasi, sambal, ikan, dll. Alhamdulillah...). Huft,, tired n sleepy,,, Mnurutku, meteri yg pling menegangkan tu di saat melatih dakwah secara spontan di muka umum. Apalagi da someone yg liat Rifda, bisa mati kata Rifda.Untung ja Rifda gug maju ke depan dikarenakan da halangan sakit. Horeeee... en Alhamdulillah...
Ktika jm 12 tepat, Rifda en teman-teman digiring ke lab. bahasa. Di sini lah puncak acaranya, yaitu renungan yg dibimbing oleh pk Muzakin. Di sini pula tangisan-tangisan histeris mengaung dengan lantang, karena di sini adalah tempat penyadaran atas seluruh kesalahan kita, perenungan atas sikap Rifda en teman2 kepada Allah dan orang tua. Di sini diingatkan tntang kematian. Jika orang tua kita meninggal esok hari. Jika kita meninggal hari ini juga dan mendapat siksa api neraka. Huft,,, Apalagi sekolah berniat akan mendatangkan pocong2an sperti thun kmarin. Jngan deh...
Stelah jm 1, saatnya istirahat en tidur. Tapi cuma 90 mnit. Huft... Sedihnya, Rifda kena penyakit gug bisa nafas waktu tidur. Dengan amat terpaksa, saat itu Rifda mengikrarkan jika Rifda tidak tidur dan duduk2 saja dengan ditemani gelap gulita yg menakutkan...
Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO
Diposting oleh
Coretan Absrakku
di
19.54
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar